Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (28/10) LSP-P1 merupakan singkatan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama yang merupakan lembaga pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi diberikan kepada lembaga pendidikan yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda dan HUT SMK Negeri 2 Kudus, SMK Negeri 2 Kudus memulai operasi LSP-P1 dengan pelepasan balon oleh Drs. Harto Sundoyo, M.Pd, Budi Susanto, S.Pd.,M.Pd dan Drs. Bambang Irianto. Tujuan dari LSP-P1 adalah melakukan pengujian kompetensi atau sertifikasi kepada siswa di sekolah tersebut. Siswa diuji berdasar kompetensi sekema yang telah dilisensi oleh BNSP kepada LSP-P1.
SMK Negeri 2 Kudus yang mendapatkan sertifikat LSP-P1 adalah jurusan TKR dan TAV sedangkan TKJ belum mendapatkan sertifikasi tersebut dikarenakan skema yang di ajukan belum ada dari BNSP. “memang dari direktorat, skema TKJ belum muncul atau belum ada, nanti kalau sudah ada kita urusi agar TKJ dapat ikut sertifikasi, sehingga sementara ini yang ikut TKR dan TAV. Nanti alumni atau sebelum angakatan ke lima lulus dapat mengikuti ujian LSP-P1 tersebut sesuai sekemanya dan mendapat sertifikasi dari BNSP yang ber-logo garuda dan itu berlaku se-Indonesia bahkan ASIA dan diakui, dan untuk jurusan TKJ jangan berkecil hati karena kalian sudah ahli-ahli komputer nanti insya Allah cari kerjaan gampang” tutur Kepala Sekolah Drs. Harto Sundoyo, M.Pd.
“Sebelumnya dulu kita sudah mengajukan tiga jurusan cuma yang mendapatkan persetujuan TKR dan TAV. TKR dan TAV namanya TUK (Tempat Uji Kompetensi), TKR mengajukan 4 skema, TAV mengajukan 2 skema, dan TKJ 2 skema. Tetapi yang disetujui TKR 4 skema, dan TAV 1 skema. Dari 4 skema tersebut boleh diikuti semua, terserah siswa jika ingin mengikuti salah satu, dari 4 yang tiga itu tanpa syarat dalam artian semua boleh mengikuti salah satu atau tiga-tiganya boleh tapi yang satu ada syaratnya yaitu harus lulus disalah satu ujian kompetensi tersebut baru boleh ikut yang kedua. Yang mempunyai sertifikat itu diakui se-Indonesia bahkan internasional bahwaa yang bersangkutan sudah mempunyai kompetensi terhadap bidang-bidang tertentu sehingga layak untuk menjadi seorang pekerja yang berkompeten” Terang Adi Sasongko,S.Pd tentang LSP-P1 selaku Waka Kurikulum SMK Negeri 2 Kudus. INA/Red
