10 Tahun Melayani, Drs. Harto Sundoyo, M.Pd Adakan Tasyakuran

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (25/02) Kepala SMK N 2 Kudus Drs. Harto Sundoyo, M.Pd adakan tasyakuran memperingati 10 tahunnya mengabdi di SMKN 2 Kudus.

Acara tasyakuran dibuka dengan bacaan basmalah. Acara tersebut dilaksanakan hari ini 25 Februari 2020 bertempat di ruang A 1.1 dan A 2.2 dimulai pukul 13.00 sampai pukul 14.00 yang diikuti oleh seluruh Bapak Ibu Guru Normada dan Kejuruan , Staf Tata Usaha.

Acara dilanjut dengan sambutan oleh Kepala SMK N 2 Kudus Drs. Harto Sundoyo, M.pd. ” Walaupun sekolah berada di lereng gunung namun SMK N 2 Kudus tetap menjadi sekolah yang bersih, banyak prestasi, dan maju” Tutur Kepala SMKN 2 Kudus.

“Saya berharap supaya SMK N 2 Kudus tambah baik memberikan pelayanan kedepannya”. Harap Drs. Harto Sundoyo, M.Pd.

Acara dilanjut dengan pembacaan doa dan penutup oleh Mukhlis, S.pd. Usai pembacaan doa dan penutup, Bapak Ibu Guru Normada dan Kejuruan serta Staf Tata Usaha meninggalkan ruangan dengan tertib. KCD/Red

Tumbuhkan Rasa Peduli, PMR Wira Skada Adakan Donor Darah

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengahsmkn2kudus.sch.id (24/2)Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Salah satu kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) adalah Donor Darah.

Palang Merah Indonesia (PMR) Wira SMK N 2 Kudus adakan kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh sebagian guru dan siswa siswi SMK N 2 Kudus. Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 08.00 WIB di Halaman depan garasi mobil.

Sekitar 30 anggota PMR yang bertugas membantu proses kegiatan tersebut agar berjalan dengan lancar. Ada sekitar 65 guru dan siswa siswi yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mentransfusi darah mereka dan mendapatkan sekitar 38 kantung darah.

Kegiatan Donor Darah bermanfaat untuk kesehatan jantung, merangsang produksi sel darah merah, membantu menurunkan berat badan, menurunkan resiko kanker dan lain lain.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam bidang kesehatan dan juga untuk mensosialisasikan pentingnya donor darah kepada masyarakat.

“Saya berharap kesadaran para remaja untuk menjadi generasi generasi relawan donor darah semakin meningkat untuk SMK N 2 Kudus kedepannya”. Harap Yunior Purba, S.Pd. KCD/Red

Persiapkan Siswa Pra UNBK, SMKN 2 Kudus Adakan Tryout

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, JawaTengah, smkn2kudus.sch.id (20/2) Demi mempersiapkan siswa menghadapi UNBK, sejumlah agenda seperti simulasi dan tryout pun digelar. Tryout tahap I digelar hari ini Kamis, 20 Februari 2020 – 21 Februari 2020 dan Senin, 24 Februari 2020 – 25 Februari 2020.

Tryout tersebut terdiri dari tiga sesi per hari yang berlangsung hari Kamis (20/2) – Jumat (21/2) dan Senin (24/2) – Selasa (25/2) dengan sesi pertama dimulai pukul 07.30 – 09.30 WIB sesi kedua dimulai pukul 10.00 – 12.00 WIB, dan sesi ketiga dimulai pukul 13.00 – 15.00 WIB. Materi yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

Tryout ini di ikuti oleh 419 siswa, yaitu 137 siswa jurusan TAV, 139 siswa jurusan TKR dan 143 siswa jurusan TKJ. Simulasi Ujian Nasional dilaksanakan di empat ruang diantaranya ialah Lab KKPI menjadi ruang A, Lab TKJ 2 menjadi ruang B, Lab TKJ 3 menjadi ruang C, Lab TKJ 4 menjadi ruang D.

Tujuan dilaksanakannya Tryout tahap I ini adalah untuk mempersiapkan diri para siswa SMK N 2 Kudus dalam menghadapi Ujian Nasional yang mau tidak mau harus mereka hadapi sebagai salah satu syarat untuk lulus dari SMK N 2 Kudus.

“Semoga dengan adanya Tryout tahap I ini nantinya membuat siswa siswi SMK N 2 Kudus benar-benar siap menghadapi UNBK baik mental maupun spiritual dan lulus 100%”. Harap Adi Sasongko, S.Pd.

419 Siswa SMKN 2 Kudus Ikuti Simulasi UNBK

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, JawaTengah, smkn2kudus.sch.id (17/02)Demi mempersiapkan siswa menghadapi UNBK, sejumlah agenda seperti simulasi dan tryout akan digelar. Simulasi tahap I digelar hari ini Senin, 17 hingga 19 Februari. Sedangkan Tryout l dijadualkan akan dilaksanakan hari Kamis, 20 – 21 Februari 2020 dan hari Senin, 24 – 25 Februari 2020.

Simulasi Ujian tersebut terdiri dari tiga sesi per hari yang berlangsung hari Senin (17/02) sampai dengan hari Rabu (19/02) dengan sesi pertama dimulai pukul 07.30 – 09.30 WIB sesi kedua dimulai pukul 10.30 – 12.30 WIB, dan sesi ketiga dimulai pukul 14.00 – 16.00 WIB. Materi yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Teori Kejuruan, dan Asesmen Kompetensi Minimal.

Simulasi Ujian Nasional di ikuti oleh 419 siswa, yaitu 137 siswa jurusan TAV, 139 siswa jurusan TKR dan 143 siswa jurusan TKJ. Simulasi Ujian Nasional dilaksanakan di empat ruang diantaranya ialah Lab KKPI menjadi ruang A, Lab TKJ 1 menjadi ruang B, Lab TKJ 3 menjadi ruang C, Lab TKJ 4 menjadi ruang D.

Tujuan dilaksanakan Simulasi Ujian Nasional Berbasis komputer ini adalah untuk mempersiapkan diri para siswa SMK N 2 Kudus dalam menghadapi Ujian Nasional yang mau tidak mau harus mereka hadapi sebagai salah satu syarat untuk lulus dari SMKN 2 Kudus. KCD/Red

Pertemuan DESK BOP se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah di SMKN 2 Kudus

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (27/01) Pertemuan Dinas Pendidikan Wilayah III kali ini ditempatkan di SMK N 2 Kudus untuk membahas DESK BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) jenjang SMA/SMK/SLB Negeri.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Drs. Sunoto, M.M dan seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Negeri serta Bapak/Ibu Guru lainnya, Pertemuan di laksanakan di gedung A.1 SMK N 2 Kudus.

Sekitar 80 orang dari berbagai sekolah menghadiri pertemuan tersebut bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah, Pertemuan ini dimulai pukul 10.00 WIB.

Menurut Drs. Sunoto, M.M Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Pengelolaan dana BOP harus sangat diperhatikan.

“Pertama, pengelolaan harus bersifat transparansi (terbuka:Red) agar diketahui oleh Bapak/Ibu Guru dan warga sekolah kemudian Kedua, harus bersifat portabel artinya selalu teliti dan jeli dengan dana BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) karena semua kegiatan yang dilakukan pasti diawasi oleh pemerintah”. Pesan Drs, Sunoto, M.M.

Pertemuan dilanjutkan dengan pengecekan berkas berkas BOP (Bantuan Operasional Pendidikan), dimana SMA/SMK/SLB negeri ditempatkan di ruangan yang berbeda. SMA dan SLB ditempatkan dilantai 1 sedangkan SMK ditempatkan dilantai 2.

Setelah pengecekan berkas berkas BOP (Bantuan Operasional Pendidikan), para hadirin bisa meninggalkan SMK N 2 Kudus dengan teratur. KCD/Red