Abirama Raih Juara I Jelajah Kota Bulan Bakti Karang Taruna Ke-59

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (4/11) Abirama SMK N 2 Kudus raih juara 1 dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna Ke-59.

Dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna ke-59 kota Kudus adakan Jelajah Kota. Abirama mengirimkan 11 tim untuk ikut berpartisipasi. Yang tiap-tiap timnya berisi 5 orang. Lomba dilaksanakan pada tanggal 3 November 2019 di Masjid Ngangguk Wali, Desa Kramat, Kecamatan Kota.

Ada dua kategori untuk mengikuti kegiatan ini yakni kategori karang taruna di kudus dan kategori umum. SMK N 2 Kudus mengikuti Jelajah Kota dalam kategori umum. Jalur yang harus dilewati saat Jelajah Kota yaitu mengelili kota Kudus. Saat diperjalanan para peserta akan menemui beberapa post. Post tersebut untuk menguji para peserta.

Setelah semua peserta sampai di finish diumumkan pemenang jelajah kota. Juara pertama kategori umum diraih oleh tim Abirama 11 dari SMK N 2 Kudus. Juara 2 diraih oleh tim dari SMA N 2 Kudus, dan juara 3  diraih oleh tim dari IAIN Kudus.

Sedangkan kategori Karang Taruna, juara pertama diraih oleh Karang Taruna Laskar Akra. Juara kedua diraih oleh Karang Taruna Sobat Ambyar, dan juara ketiga Karang Taruna Bulung Cangkring.

“Tidak banyak yang kita persiapan  hanya fisik dan mempelajari soal soal yang di perlombakan dan sekaligus memantapkan yel-yel”, ujar Adrian Eka Pratama selaku ketua tim Abirama 11 dari SMK N 2 Kudus. PCY/Red

Ikuti Seleksi Festival Teater Pelajar Djarum, Teater SAKA Usung Judul “Bendera Sang Merah Putih”

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (1/11) Teater SAKA SMKN 2 Kudus mengikuti seleksi Festival Teater Pelajar (FTP) Djarum 2019. Seleksi FTP ini dihadiri tim penilai dari Djarum yaitu: Asa Jatmiko dan Alfianto serta beberapa kru pada Jumat (1/11/2019).

Pertunjukan teater ini dimulai pukul 09.00 WIB. Pertunjukan teater yang ditampilkan bertemakan patriotisme dan mengusung judul “Bendera Sang Merah Putih” karya Ressa.
Peserta seleksi FTP tingkat SMA/ SMK/ MA berjumlah 13 sekolah dan akan diambil 4 sekolah finalis yang diumumkan pada tanggal 4 November 2019.

“Pertunjukan ini adalah gambaran sebuah kontradiksi patriotisme antara orang-orang zaman dulu dan sekarang. Cerita diawali dengan sosiodrama tentang perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato. Pertunjukan ini berkisah tentang seorang kakek veteran yang pernah berjuang melawan Belanda kala itu.
Beliau sangat menghormati dan menyayangi bendera merah putih. Semua itu terjadi karena kakek merasakan betul bagaimana rasanya berjuang dengan mempertaruhkan nyawa.
Namun, hal tersebut membuat Sukirman dan Marni menganggap ayahnya itu bersikap berlebihan. Sementara Riana, mulai tersadar akan pengorbanan kakeknya. Riana bercerita kepada teman-temannya tentang kakeknya dan akhirnya mereka sadar untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
Di akhir cerita, sang Kakek meninggal. Namun semangat dan jasanya tidak akan pernah mati. Ia akan selalu hidup di hati anak negeri.” tutur Ima Yulia Arfiani, S.Pd. selaku pembimbing teater SAKA terkait alur cerita.

Teater ini diperankan oleh anggota teater SAKA yang berasal dari kelas X, XI, dan XII. Empat puluh satu orang termasuk para kru pementasan dan pemain turut andil bagian dalam pertunjukan teater ini. Teater ini diperankan oleh Ahmad Toyibi sebagai Kakek, Ahmad Faizal Akbar sebagai Sukirman, Anaul Inayah sebagai Marni, Putri Irawati sebagai Riana, Hendrix Kurniawan sebagai Budi, Iraola Anandia sebagai Belanda 1, dkk. Dengan persiapan selama kurang lebih satu setengah bulanan pertunjukan teater ini akhirnya bisa terlaksana walaupun terdapat beberapa kendala waktu latihan.

“Bisa belajar tentang kehidupan dan bisa saling mengerti antaranggota teater yang menjadi keluarga SAKA,” tutur Ima tentang suka duka proses pementasan ini.

Pertunjukan dengan gemuruh tepuk tangan dari penonton ini dilanjutkan dengan kesan, saran, dan kritik dari tim penilai Djarum, serta foto bersama. “Saya berharap, dengan ekstra teater, siswa lebih memahami makna kehidupan. Tentang sebuah rasa untuk lebih dewasa dan kuat bertahan. Semua terangkum dalam slogan SAKA, “Berkarakter dengan Teater” serta semangat yang selalu kami suarakan, bahwa SAKA “Kukoh” ujar pembimbing ekstra teater SAKA ini. FR/Red

GNOTA Skada Santuni Yatim Piatu dan Siswa Tidak Mampu

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (30/10) Dalam acara HUT SMKN 2 Kudus disisipkan acara GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh).

GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) atau biasa disebut dengan santunan anak yatim adalah sebuah organisasi sosial nirlaba, independen dan transparan yang didirikan pada tanggal 29 Mei 1996. Ini adalah sebuah gerakan inisiatif dari masyarakat untuk menjaga agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan dasar sebagai landasan meraih masa depan yang lebih baik.

Dalam acara puncak HUT SMK N 2 Kudus disisipkan acara GNOTA dengan memberikan sedikit tali asih kepada anak yatim atau piatu dan kurang mampu yang ada di SMK N 2 Kudus. GNOTA diadakan setelah peserta fun run dan gerak jalan kembali ke sekolahan.

Drs. Harto Sundoyo, M.Pd didampingi kesiswaan dan kepala jurusan memberikan sedikit bantuan kepada anak yatim atau piatu yang ada di SMK N 2 Kudus.

“Kegiatan santunan seperti ini membuktikan bahwa kita peduli terhadap anak-anak yatim piatu dan Terima kasih untuk semua warga SMK N 2 Kudus yang telah berpartisipasi menyumbangkan dana untuk kegiatan ini. Semoga membawa berkah bagi kita semua”. Ujar Drs. Harto Sundoyo, M.Pd selaku kepala SMKN 2 Kudus.

Fun Run, Ajak Peserta Lewati Lereng Muria

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (30/10) Fun Run ikut Andil dalam puncak perayaan HUT SMKN 2 Kudus ke-15.

Usai pelepasan balon oleh Drs. Harto Sundoyo, M.Pd, peserta Fun run dilepaskan dari gerbang SMK N 2 Kudus. Fun run diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, XII dari jurusan TAV, TKR, maupun TKJ. Tiap-tiap kelas wajib mengirimkan minimal 10 siswa.

Jarak yang ditempuh sepanjang 5 km dimulai star dari sekolah dan kembali finish di sekolah lagi. Rutenya yaitu dari gang SMK N 2 Kudus ke utara melewati pertigaan Bergat masih ke utara Masin bagian jalan leter s ada gang ke timur sampe menemui SD. Apabila sudah sampai SD belok ke selatan sampai ke jalan raya lalu ke barat sampai ke pertigaan Bergat lagi dan kembali ke SMK N 2 Kudus. Gerbang SMK N 2 Kudus dijadikan Start dan Finish.

Ada 250 medali yang disiapkan panitia. 200 medali untuk 200 peserta laki-laki yang memasuki finish telebih dahulu. Sedangkan 50 medali akan diberikan kepada peserta perempuan yang mmemasuki finish dahulu.

Dari 250 medali akan diambil 3 besar pelari laki-laki tercepat yaitu Roy sebagai juara pertama, sebagai juara kedua, Bintang sebagai juara ketiga. Sedangkan yang perempuan yaitu Karina sebagai juara pertama, Hesti sebagai juara kedua, sebagai juara ketiga.

Fun run ditutup dengan memberikan medali kepada 200 peserta laki laki dan 50 pesrta perempuan yang memasuki finish pertama. PCY/Red

Yusuf Al Majid Siswa Berbakat Raih Silver Medal LKS IT Networking Support

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (31/10) Salah satu siswa SMK N 2 Kudus yakni Yusuf Al Majid raih juara 2 dalam Lomba Kompetensi Siswa tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Lomba Kompetensi Siswa diadakan setiap tahunnya. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat internasional.

Yusuf Al Majid salah satu siswa dari jurusan TKJ yang raih juara 1 saat Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kabupaten, ia lolos dan harus mengikuti seleksi tingkat Provinsi. Saat pelaksanaan seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah ia mendapat juara 2.

Yusuf AlMajid yang kali ini menjadi juara 2 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi dalam bidang Lomba IT Networking System Administrator yang bertempat di SMK N 1 Cilacap. Lomba tersebut dilaksanakan mulai tanggal 27-29 Oktober 2019.

LKS yang merupakan ajang kompetensi siswa ini diikuti oleh seluruh pemenang dari peserta LKS tingkat kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah. SMK N 2 Kudus yang kali ini diwakili oleh Yusuf Al-Majid kelas XII TKJ 1 dibimbing langsung oleh Fachrur Rochim, S.Kom dan Tri Hadri Nughroho, S.T dengan mendapatkan juara 2.

Materi yang dilombakan tingkat provinsi ada 4 modul. Modul a itu linux debian, modul b itu windows server, modul c dan modul D itu cisco packet tracer.

“Ya alhamdulillah senang bisa dapat juara karena awalnya nggak gak nyangka juga bisa dapet juara 2 dan saya berharap kedepannya saya bisa sampai ke kancah internasional”. Ujar Yusuf Al Majid.