Umbul Sarung Karya Chandra Bagus Hariyadi Nakayuni Raih Juara I Nasional Foto Pendidikan dan Kebudayaan di Kemendikbud

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (15/8) SMK N 2 Kudus lagi-lagi meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini dibidang fotografi jurnalistik. Salah satu siswanya bernama Chandra Bagus Hariyadi Nakayuni kembali sebagai juara dalam kompetisi fotografi kategori pelajar.

Chandra Bagus Hariyadi Nakayuni kembali sebagai juara dalam kompetisi fotografi kategori pelajar Kemdikbud, sebelumnya tahun 2017 ia juga memperoleh juara II dengan judul Yuk Belajar yang ia kirimkan. Dan tahun ini Chandra mendapatkan juara I dalam kompetisi fotografi kategori pelajar kemdikbut dengan judul yang berbeda yaitu Umbul Sarung.

Diungkapkan Kepala SMK N 2 Kudus Harto Sundoyo kemarin, prestasi tersebut menambah deretan penghargaan bagi sekolah yang berada di desa Rejosari, Dawe ini. Dan keberhasilan ini menandakan prestasi sekolah tidak hanya didominasi oleh prestasi di bidang akademik.

“Sekolah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan bakat dan keterampilan. Sehingga pengembangan kualitas diri guru dan siswa mencakup di semua lini,” jelasnya.

Pengembangan bakat dan keterampilan siswa ada di bidang seni, olahraga, akademik, teknik, hingga Jurnalistik. Dan ini memberikan hasil yang cukup bagus bagi siswa untuk bersemangat maraih prestasi hingga tingkat nasional.

Sementara itu, Chandra Bagus Hariyadi Nakayuni mengungkapkan, ia mengirimkan foto berjudul Umbul Sarung ke panitia kompetisi foto Kemendikbud 2018. Foto tersebut merupakan foto yang ia kirim kedua kalinya di kompetisi foto Kemdikbud, tahun lalu ia juga mengirimkan foto berjudul Yuk Belajar kepanitia dan mendapatkan juara II.

“Waktu kami upload itu, narasi sama foto-foto peserta kompetisi yang lain juga bagus-bagus. Dan ini merupakan kedua kalinya kami ikut dalam kompetisi foto ini tahun lalu,” imbuhnya.

Namun, dewan juri memberikan penilaian yang membuat tim dari SMK N 2 Kudus. Chandra Bagus Hariyadi Nakayuni menang sebagai juara pertama. Chandra Bersama guru pembimbingnya Abdul Kholiq Noor, S.Kom mendapatkan ide secara bersama-sama.

“Kami memang fokus ke aktivitas sesuai tema. Dan setelah dicari ide, ketemulah ide seperti foto ini,” tambah Kholiq.

Foto ini menceritakan sekumpulan anak anak yang sedang bermain sarung. Mereka bermain sarung yang diumbul-umbulkan (dibuang keatas:Red) hingga membentuk slongsong. “Dari foto ini memberikan nilai bahwa perlunya berkonsentrasi dalam suatu hal, menentu ketepatan angin serta kekuatan menerbangkan sarung tersebut, serta perlunya kepercayaan diri,” tuturnya.

Pemenang lomba ini mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat yang diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, MAP di Gedung Kihajar Dewantara, Plaza Insan Berprestasi. Lt.1 Kemedikbud hari ini Rabu, 15 Agustus 2018 pada pukul 19.30 WIB.

Pemberian penghargaan yang diberikan kepada para pemenang secara langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, MAP juga bisa dilihat TV Edukasi Kemendikbud. YL/Red

Bahas “Sedekah” SMK N 2 Kudus Laksanakan Rapat Pleno Komite

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (13/8) SMK N 2 Kudus adakan rapat pleno komite awal tahun pelajaran 2018/2019.

Rapat pleno komite dilaksanakan hari ini 14 Agustus 2018 bertempat di ruang A2.1 sampai A2.4 dimulai pukul 10.30 WIB sampai pukul 15.00 WIB yang diikuti oleh seluruh wali murid siswa siswi SMK N 2 Kudus dan dibagi menjadi dua sesi atau kloter.

Rapat pleno yang diadakan awal tahun pelajaran 2018/2019 yang diikuti oleh seluruh wali murid siswa siswi kelas X, XI dan XII jurusan TAV, TKR maupun TKJ ini membahas tentang bantuan biaya operasional sekolah dan dihadiri oleh komite SMK N 2 Kudus. Rapat pleno kali ini membahas tentang bantuan operasional sekolah yang bahas dengan wali murid serta mendapatkan persetujuan bersama.

Dalam sambutannya Drs. Harto Sundoyo, M.Pd mengatakan bahwa bantuan operasional sekolah ini digunakan untuk biaya operasional sendiri yang digunakan untuk seluruh operasional sekolah.

Acara berakhir pukul 15.30 dengan diakhiri ketok palu sebagai tanda persetujuan dan penutup rapat pleno. YL/Red

Peringati Hari Pramuka ke-57 Dengan Ulang Janji dan Sarasehan

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (13/8) Ulang janji dan sarasehan memperingati Hari Pramuka ke-57 SMK N 2 Kudus sebagai tuan rumah mewakili Ranting Dawe.

Upacara ulang janji dilaksanakan malam ini 13 Agustus 2018 dimulai pukul 20.00 WIB di lapangan utama SMK N 2 Kudus. Acara yang berlangsung hingga pukul 22.00 ini diikuti oleh siswa siswi penegak se-kwaran Dawe, andalan cabang, andalan ranting serta kakwarcab Kudus. Ulang janji dan sarasehan yang didatangi langsung oleh ka-kwarcab Kudus kak Drs. H Sudjatmiko, M.Pd menjadi pembina dalam upacara ulang janji serta sebagai pemimpin dalam ulang janji.

Upacara ulang janji yang kali ini dilaksanakan di SMK N 2 Kudus tidak seperti upacara ulang janji seperti biasanya, tetapi SMK N 2 Kudus sebagai tuan rumah mempersembahkan trobosan dengan api unggun elektrik menggunakan metode pencahayaan lampu LED merah serta menggunakan kertas dan lampu lalu lintas sebagai api Dasa Darma.

Setelah ulang janji kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang dilaksanakan di aula yang diikuti seluruh tamu dan peserta tanpa terkecuali. Dengan mengambil tema Pramuka sebagai pemersatu bangsa dipimpin secara langsung oleh Ka-Kwarcab Kudus Kak Drs. H Sudjatmiko, M.Pd.

Dalam sarasehan kak Drs. H Sudjatmiko, M.Pd mengatakan bahwa gerakan Pramuka yang sudah tersebar dari Sabang sampai Merauke dari pelosok sampai kota sebagai gardan perekat persatuan bangsa. YL/Red

Citraweb Sambangi SMK Negeri 2 Kudus Dalam Acara Routing On The Road

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (7/8) Routing on The Road Mikrotik bersama Citraweb sambangi SMK N 2 Kudus. Routing on The Road Mikrotik bersama Citraweb yang dimulai pukul 15.00 di gedung baru SMK N 2 Kudus dilaksakan hari ini 7 Agustus 2018 yang diikuti oleh Siswa TKJ SMK N 2 Kudus serta perwakilan dari SMK se-karesidenan Pati dengan jurusan TKJ.

Routing on The Road Mikrotik bersama Citraweb yang memiliki jargon “Jalan-Jalan Sambil Belajar Mikrotik” ini merupakan kegiatan Roadshow yang dilaksanakan sebagai media berbagi wawasan mengenai Mikrotik dan Jaringan secara berpindah dari sekolah satu kesekolah lainnya.

Acara Routing on The Road dimulai dengan Pembukaan dilanjutkan dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Do’a, Sambutan Kepala SMK N 2 Kudus, Pemberian Cinderamata oleh Citraweb kepada SMK N 2 Kudus dan pemberian Materi oleh Team Routing On The Road dan yang terakhir adalah istirahat.

Dalam Sambutan Kepala SMK N 2 Kudus Drs. Harto Sundoyo, M.Pd berterimakasih kepada Team Routing on The Road yang telah mengunjungi SMK N 2 Kudus serta berpesan agar setelah Roadshow ini siswa dapat menggunakan internet dengan bijak. Setalah sambutannya Drs. Harto Sundoyo, M.Pd menerima Cinderamata dari Routing on The Road Mikrotik bersama Citraweb yang diserahkan secara langsung oleh pimpinan Citraweb Valens Riyadi.

Pada puncak acara adalah pemberian materi dari Citraweb oleh Valens Riyadi selaku pimpinan Citraweb dan team dari Citraweb. Berbagai macam materi yang diberikan tentang Mikrotik serta jaringan dasar.

“Routing on The Road ini merupakan sarana bagi kami menyampaikan Materi Mikrotik dan jaringan dasar melalui perjalanan,” ujar Valens Riyadi saat awal pemberian materi.

Penyampaian materi juga diselingi pemberian pertanyaan dan pemberian hadiah menarik sehingga para peserta tidak tegang saat mengikuti rangkaian acara hingga selesai. YL/Red

SMK N 2 Kudus Gelar Workshop Pengenalan dan Pemahaman Teaching Factory

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (28/7) SMK N 2 Kudus menggelar workshop mengenai pengenalan dan pemahaman tentang Teaching Factory. Acara pelaksanaan workshop pengenalan Teaching Factory dihadiri oleh seluruh Guru SMK N 2 Kudus, komite dan perwakilan SMK yang sudah menerapkan Teaching Factory. Kegiatan workshop Teaching Factory dimulai pukul 10.00 WIB, Sabtu (28/7).

Workshop Teaching Factory di SMK N 2 Kudus dihadiri juga oleh beberapa pemateri diantaranya Kepala SMK N 2 Kudus, Kepala SMKN 2 Adiwerna Tegal, BPMK II Provinsi Jawa Tengah, Tim Pengembang TEFA SMK N 2 Kudus. Acara workshop Teaching Factory dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang di pimpin oleh Ima Yulia Arfianti, S.Pd dan di ikuti oleh seluruh peserta workshop. Acara workshop di lanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Drs. H. Adib.

Usai pembacaan doa dilanjutkan dengan sambutan pertama sekaligus pemateri dari SMK N 2 Kudus yang di sampaikan oleh Drs. Harto Sundoyo, M.Pd. Beliau mengucapkan rasa terimakasih dan semangat kepada semua guru yang telah hadir di SMK N 2 Kudus untuk mengikuti kegiatan workshop pengenalan dan pemahaman Teaching Factory. Beliau juga memohon maaf kepada seluruh peserta workshop dikarenakan menyita waktu libur mereka bersama keluarga.

Sambutan kedua di sampaikan oleh Kasi SMK Provinsi Jawa Tengah Agus Sumanto, S.Pd.,M.Pd yang sekaligus membuka kegiatan sosialisasi worksop.

“Teaching Factory sama dengan life skill dan produksi “, tutur beliau di sela materi yang disampaikan. Menurut beliau ada tiga tujuan Teaching Factory. Tujuan tersebut adalah membentuk siswa dan guru berjiwa wirausaha, membentuk sikap percaya diri guru dan siswa, dan menjalin hubungan baik dengan dunia usaha.

Beliau menambahkan bahwa menurutnya faktor penentu keberhasilan Indonesia sebagai negara maju tak hanya SDA, namun juga IPTEK, Networking, dan juga yang tak kalah pentingnya adalah Inovasi yang bisa menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Usai kegiatan yang dibuka oleh Kasi SMK Provinsi Jawa Tengah dilanjutkan dengan materi yang diisi oleh Kepala SMK N 2 Adiwerna Tegal.

Beliau menjelaskan bahwa seorang lulusan SMK sebenarnya bukan BMW tapi seharusnya BWM, B (bekeja), W (wirausaha), M (melanjutkan).

Tambahnya, seorang lulusan SMK harus menjadi wirausaha bukan malah bangga melanjutkan kuliah, karena pada dasarnya SMK adalah pencetak para usahawan. Tutup Hartono.
FR/Red