Pembelajaran Lewat Radio Skada FM, Langkah Jitu PBM SMKN 2 Kudus Saat Corona

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (12/5) Berbagai metode pembelajaran terus dikembangkan oleh Pemerintah dan sekolah sekokah. Hal tersebut dilakukan supaya para siswa bisa menerima pelajaran walaupun dalam kodisi pandemi sebab Covid 19.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengimbau agar proses pembelajaran dilanjutkan secara daring. Tetapi kendala dilapangan adalah tidak semua daerah  mempunyai jaringan internet yang memadai apalagi memerlukan biaya untuk kuoata. Akses jaringan internet yang belum merata dan kondisi sosial ekonomi, membuat sejumlah siswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar jarak jauh dengan optimal.

SMK Negeri 2 Kudus berinisiatif memberikan Program Belajar lewat radio. Program tersebut untuk mendukung imbauan pemerintah agar belajar dari rumah guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Pembelajaran melalui siaran radio dapat menjadi alternatif supaya siswa-siswi dapat mengikuti kegiatan belajar jarak jauh dengan baik.

SMK Negeri 2 Kudus berencana memaksimalkan potensi Radio Skada FM untuk digunakan dalam proses pembelajaran daring karena pertimbangan pembelajaran yang lebih terjangkau untuk siswa.

Pembelajaran melalui siaran radio akan dilaksanakan mulai hari ini Rabu, (13/5) dengan siaran radio Skada FM siswa bisa stay tune 89.60 FM.

“Dengan cara ini pembelajaran lebih optimal karena pemberian materi dengan cara mengakses di website masih bermasalah dalam pemahamannya”. Ujar Devi Rahmawati salah satu siswi kelas XI TKJ 1.

Semoga dengan adanya pembelajaran melalui siaran radio siswa bisa lebih faham dan dapat menunjang kegiatan belajar siswa ketika dalam situasi social distancing akibat maraknya wabah virus corona seperti ini. KCD-PCY/Red

SMKN 2 Kudus Ajak Siswa-Siswinya Untuk Memutus Penularan Virus Corona

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (2/5) Indonesia saat ini tengah berjuang melawan sebaran penularan virus corona (Covid-19). Cara-cara pencegahan terus digalakkan menyusul terus bertambahnya kasus pasien positif Covid-19.

SMK N 2 Kudus yang dinahkodai oleh Drs. Harto Sundoyo, M.Pd menyerukan kepada seluruh siswa siswi SMK N 2 Kudus baik kelas X, XI, dan XII untuk ikut memutuskan penyebaran virus Corona ( Covid-19 ).

Ada empat poin yang diserukan pihak SMKN 2 Kudus.
Pertama adalah mengintruksikan supaya tetap berada dirumah, jaga kebersihan, jaga jarak sosial (physical distancing), dan selalu menggunakan masker.
Dengan berada dirumah saja harapanya dapat mengurangi penularan wabah virus corona ( Covid-19 ) walaupun hanya rebahan. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan serta menjaga jarak dengan orang disekitar. Selain itu, penggunaan masker juga sangat perlu untuk terhindar dari penularan wabah virus corona ( Covid-19 ).

Kedua siswa SMKN 2 Kudus dilarang bepergian ke luar rumah jika tidak ada acara yang penting/mendesak.
Dengan kata lain tidak pergi ke luar rumah jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak untuk pergi ke luar rumah, karena hal tersebut merupakan salah satu penyebab tertularnya virus corona ( Covid-19 ).

Ketiga melarang untum melakukan kegiatan bergerombol diluar rumah. Hal ini juga sangat penting, hindari berkerumun dengan orang banyak dan apabila berkerumun dengan orang banyak maka sering sering mungkin mencuci tangan.

Dan terakhir atau poin ke empat adalah untuk kelas XII yaitu larangan melakukan konvoi yang bisa menggangu masyarakat membahayakan kesehatan dan keselamatan pribadi dan orang lain. Resiko penularan lebih besar jika mengadakan konvoi beramai ramai. Selain itu, hal tersebut juga sangat meresahkan masyarakat sekitar.

Dengan adanya intruksi tersebut, diharapkan para siswa-siswi dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan semoga dengan menerapkan cara pencegahan virus corona ( Covid-19 ) dapat memutus rantai penularan dan wabah virus corona ( Covid-19 ) dapat terselesaikan.

“Harapan kami setelah mengajak hal tersebut kepada siswa kami nantinya bisa betul-betul memutus rantai virus corona (covid-19) dan semoga saja secepatnya virus tersebut bisa hilang sehingga kita semua bisa beraktifitas seperti sedia kala”. Harap kepala SMKN 2 Kudus Drs. Harto Sundoyo, M.Pd. KCD/Red